Gary, Always A Red

Memutuskan untuk gantung sepatu merupakan salah satu keputusan terbesar yang diambil Gary Neville dalam hidupnya. Setelah menjalani karier selama hampir 20 tahun bersama Manchester United,  2 Februari 2011 Gary mengumumkan bahwa dirinya pensiun dari dunia sepak bola.

Gary: I have been a Manchester United fan all my life and fulfilled every dream I’ve ever had. Obviously I’m disappointed that my playing days are at an end, however it comes to us all, and it’s knowing when that time is and for me that time is now. I have played in the most incredible football teams, playing with some of the best players in the world as well as against them and I have been lucky to be a part of the team’s achievements and the club’s great success.
There are so many people I want to thank, and of course top of that list is Sir Alex Ferguson. He has given me so many opportunities and countless support over the last 20 years, he is truly one of the greatest managers and I have to thank him for that. There has also been so many great players that I have had the privilege to train and play along side. The experience we’ve shared will be with me for the rest of my life. Also all the coaches I have played under from youth level right through to now, who have guided me through my playing days. And finally, the fans, who have always shown me unbelievable support, they know how special they are to me and this club.
I am looking forward to new experiences and the club will always be a part of my life going forward however the most important thing now is for the club to continue with the success that is synonymous with Manchester United and I will be supporting them all the way, as a fan.

Dan sebagai hadiah perpisahan bagi Gary, Manchester United mengadakan pertandingan testimonial melawan Juventus pada tanggal 24 Mei 2001. Yang menarik, laga testimoni tersebut akan menjadi ajang reuni bagi beberapa pemain United, terutama bagi Class of ’92. Beberapa pemain seperti Ryan Giggs, Paul Scholes, David Beckham, Nicky Butt, Robbie Savage, Ronny Johnsen, Henning Berg, Dwight Yorke, dan saudara Gary yang juga kapten Everton, Phil Neville dipastikan untuk ikut dalam laga tersebut. Namun beberapa pemain inti United tidak akan dimainkan, karena laga tersebut hanya berselang 4 hari sebelum final Liga Champion.

Mungkin beberapa orang bertanya, mengapa Juventus yang dipilih dalam laga tersebut. Dalam akun twitter @UtdIndonesia, dikatakan bahwa Gary sangat menghormati klub tersebut dan dia sendiri yang menginginkannya. Selain itu Sir Alex Ferguson mengungkapkan bahwa, “Gary sangat setia dengan Manchester United dan ini adalah penghargaan yang pantas bagi Gary dan kariernya. Juga memberi kesempatan kepada fans untuk memberi apresiasi kepada dia. Kami punya banyak laga melawan Juventus pada masa lalu, dan saya yakin kali ini akan menjadi pertandingan berkesan lagi”.

Gary: I am delighted to be given this game by the club. It is going to be a very emotional night for me, especially as I pull on that red shirt once more in what will be my last game for the club. I intend to savour every moment and I hope the fans can share in my special night.

Dalam wawancara khusus dengan BBC News, Gary mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para fans yang telah mendukung United selama ini. Sebagai ungkapan terima kasihnya, hasil dari penjualan tiket laga perpisahan tersebut akan didonasikan untuk membangun hotel dan kelab khusus suporter Manchester United. Hotel dan kelab tersebut direncanakan akan dapat digunakan oleh para fans United pada musim 2013/2014.

Berikut beberapa fakta mengenai Gary Neville:

Gary Alexander Neville dilahirkan di Bury, Greater Manchester, England, pada tanggal 18 Februari 1975.

Gary merupakan bek kanan tim nasional Inggris yang paling sering tampil untuk membela negaranya. Gary juga merupakan salah satu orang yang loyal dalam membela Manchester United, di mana Gary hanya bermain untuk klub tersebut selama karier sepak bolanya. Gary bergabung dengan tim junior Manchester United pada tahun 1991. Pada musim tersebut, Gary menjadi kapten tim junior dan membawa United meraih FA Youth Cup. Gary kemudian memulai karier sebagai pemain profesional untuk United pada 16 September 1992 ketika melawan Torpedo Moscow di ajang Piala UEFA.

Gary merupakan salah satu pemain United yang tergabung dalam Class of ‘92 atau yang biasa disebut dengan Fergie’s Babes. Class of ’92 terdiri dari Kevin Pilkington, Gary Neville, Phil Neville, Chris Casper, John O’Kane, Keith Gillespie, David Beckham, Rabbie Savage, Ben Thornley, Nicky Butt, Paul Scholes, Simon Davies, Ryan Giggs, Colin McKee, dan George Swtzer. Banyak yang meragukan kapasitas mereka waktu itu, misalnya saja pada tahun 1995 mantan pemain Liverpool yang juga komentator BBC, Alan Hansen menyindir Fergie “Anda tidak akan memenangkan apa-apa di musim ini kalau mengandalkan anak-anak”. Namun, mereka mematahkan komentar tersebut dengan meraih double winner: Juara Premier League dan Piala FA. Hingga saat ini, Class of ’92 merupakan salah satu angkatan tersukses di Akademi Manchester United yang melahirkan banyak bintang.

Laga terakhir Gary dalam Premier League adalah ketika United bertandang melawan West Bromwich Albion di The Hawthorns pada tahun baru 2011. Ketika itu United menang 2-1 dari WBA.

Statistik singkat Gary selama bergabung di Manchester United: 400 kali tampil di Premier League, 47 kali tampil di FA Cup, 25 kali tampil di League Cup, 115 kali tampil di UEFA Champions League, 2 kali tampil di UEFA Cup, dan 13 kali tampil di laga lainnya, dengan total 602 kali tampil dan 7 gol. Gary dipercaya oleh Sir Alex Ferguson untuk menjadi kapten United sejak tahun 2005 menggantikan Roy Keane. Dan, sejak Gary gantung sepatu, posisi Kapten United digantikan oleh Nemanja Vidic. Selain itu, Gary juga telah memperkuat The Three Lions sebanyak 85 kali sejak tahun 1995 hingga 2007.

Gary menikah dengan Emma Hadfield pada tanggal 16 Juni 2007 dan dikaruniai dua orang anak, yaitu Molly (lahir 11 Januari 2009) dan Sophie (lahir 25 Maret 2010).

Juli 2009, Gary menerima honorary degree dari University of Bolton sebagai penghargaan atas kontribusinya di dunia sepak bola. Kemudian sejak awal 2010, Gary mengajukan ijin untuk mendirikan sebuah rumah ramah lingkungan, dimana rumah tersebut akan menjadi rumah zero-carbon pertama di daerah Northwest England. Namun, hingga kini pembangunan rumah tersebut masih terkendala karena beberapa alasan.

Meskipun baru saja pensiun sebagai seorang pemain sepak bola, namun Gary langsung memiliki pekerjaan baru. Garu baru saja menandatangani kontrak dengan Sky Sports. Yah, mulai musim depan Gary akan menjadi komentator sepak bola. Gary menjanjikan dirinya akan bersikap netral nantinya. Good luck, Gary!

This entry was posted in Football and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s