Ed Force One

Wooohaaa, Iron Maiden tadi malam menggelar konser di Ancol, Jakarta. Bagi beberapa orang, nama Iron Maiden mungkin terdengar asing (jujur, termasuk saya, dan mungkin teman-teman yang seumuran atau yang lebih muda🙂 ). Saya baru ngeh dengan mereka ketika beberapa waktu lalu mendengar banyak ‘kicauan’ yang membahas tentang konser mereka di Jakarta dan Bali. Saya sendiri bukan penganut musik heavy metal, jadi adem-adem saja dengan beritanya. Tapi ketika melihat pesawat mereka, Ed Force One, saya langsung heboh sendiri. Apalagi akhir-akhir ini penyakit “Gila Pesawat” saya lagi kumat, makanya langsung browsing sana-sini buat cari info tentang Ed Force One.

Ed Force One old livery digunakan untuk Somewhere Back in Time World Tour (Sumber Wikipedia)
Ed Force One new livery digunakan pada The Final Frontier World Tour (Photo by John McMurtrie, http://www.ironmaiden.com)
Iron Maiden: Flight 666 (Sumber Wikipedia)

Iron Maiden merupakan kelompok musik heavy metal yang dibentuk pada tahun 1975 di London, UK. Pendirinya adalah Steve Harris yang merupakan pemain bas di kelompok tersebut. Pada bulan Oktober 2007, Iron Maiden menyewa sebuah Boeing 757 pada Astraeus Airlines untuk leg pertama Somewhere Back in Time World Tour di tahun 2008. Pesawat tersebut didesain khusus dengan Iron Maiden livery dan diberi nama Ed Force One. Kemudian pesawat tersebut digunakan lagi untuk leg kedua Somewhere Back in Time World Tour di tahun 2009. Bahkan perjalanan mereka difilmkan dengan judul Iron Maiden: Flight 666 (sesuai dengan nomor penerbangan Ed Force One) dan diputar di 42 negara. Saat ini Iron Maiden sedang melakukan The Final Frontier World Tour 2011. Daftar kota yang akan mereka kunjungi bisa dilihat pada badan pesawat dekat pintu depan sebelah kiri.

Ed Force One didesain untuk dapat mengangkut seluruh personil band, kru, peralatan band, peralatan panggung yang beratnya hampir mencapai 30 ton dan seluruh kebutuhan tur keliling dunia. Bahkan beberapa personil membawa serta keluarganya selama tour tersebut. Namun jangan khawatir, meskipun muatannya “luar biasa”, Ed Force One didesain cukup nyaman dengan 20 seat kelas eksekutif dan 54 seat kelas ekonomi. Saya jadi penasaran ingin lihat seat configuration serta suasana di dalam Ed Force One🙂

Ki-ka: Captain Dickinson on Duty – Tail of Ed Force One, Old Livery (Sumber Kompasiana.com)

Yang unik, pilot dari Ed Force One adalah Bruce Dickinson sang vokalis Iron Maiden. Selain seorang musisi, Dickinson ternyata bekerja di Astraeus Airlines sebagai pilot dan Marketing Director. Astraeus Airlines adalah salah satu perusahaan pesawat charter di UK, dan sering digunakan oleh klub sepak bola (misalnya Manchester United, Liverpool, Arsenal dll), juga disewa untuk kepentingan militer, pemerintahan dan  bisnis lainnya. Bahkan Dickinson pernah menjadi pilot yang membawa Liverpool bertandang ke Napoli pada Liga Champion 2010 dan membawa Ranger FC mendarat di Israel untuk bertanding melawan Hapoel Tel Aviv di Piala UEFA. Dickinson juga pernah membawa 200 warga Inggris dari Lebanon ketika terjadi krisis.

Ed Force One (photo by Geoffrey Lee, sumber: http://www.ironmaiden.com)
Tail of Ed Force One, New Livery (photo by Geoffrey Lee, sumber http://www.ironmaiden.com)
sumber: wikipedia, kompasiana dan http://www.ironmaiden.com
This entry was posted in Aviation, Just Sharing and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Ed Force One

  1. Mbilung says:

    Terima kasih untuk posting hal ini. Saya lihat Ed Force One di Ngurah Rai, Bali, tanggal 21 Feb 2011. Sayang ndak bawa kamera😐

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s