Good Bye, Mr. Eco-friendly!

Meskipun terlambat, tapi saya akan berbagi sedikit cerita mengenai laga testimonial Gary Neville yang digelar tanggal 24 Mei 2011 kemarin di Old Trafford.

Laga persahabatan tersebut menjadi reuni bagi beberapa angkatan ’92. Meskipun beberapa bekas pemain MU tidak hadir (seperti yang diberitakan sebelumnya), namun laga tersebut dihadiri oleh David Beckham, Phil Neville, dan Nicky Butt. Bahkan salah satu legenda Juventus, Del Piero juga hadir malam itu.

Starting XI Manchester United: (atas) Beckham, Butt, Kuszczak, Brown, O’Shea, Owen. (bawah) Giggs, Phil Neville, Gary Neville, Scholes, dan Rooney.

Tentu saja yang menjadi salah satu daya tarik dari pertandingan ini adalah kembalinya Beckham ke Old Trafford mengenakan seragam bernomor 7.

Rio: David Beckham getting the biggest cheers of the night at the Gary Neville testimonial. No change there then!

Seperti yang dilansir oleh vivanews.com, laga ini semakin bertambah istimewa setelah sebuah perusahaan ramah lingkungan, Ecotricity, bersedia menyuplai listrik selama pertandingan tersebut. Semua listrik yang digunakan dihasilkan oleh 52 kincir angin di Inggris. Sehingga pertandingan tersebut tidak akan menyedot banyak energi listrik dan lebih ramah lingkungan. Kerjasama ini merupakan bentuk dari gerakan ‘Sustainability In Sport’ yang digalang Gary dan pendiri Ecotricity, Dale Vince. Tujuannya untuk memberi pesan ramah lingkungan pada dunia melalui olahraga.

*hasil pertandingan: Manchester United kalah 1-2 dari Juventus. Gol United dicetak oleh Rooney sedangkan dari Juventus dicetak oleh Pepe dan Giandonato.

Thank you, Mr. Eco-friendly! You’ll always in our heart.

Advertisements
Posted in Football | Tagged , | Leave a comment

Gary, Always A Red

Memutuskan untuk gantung sepatu merupakan salah satu keputusan terbesar yang diambil Gary Neville dalam hidupnya. Setelah menjalani karier selama hampir 20 tahun bersama Manchester United,  2 Februari 2011 Gary mengumumkan bahwa dirinya pensiun dari dunia sepak bola.

Gary: I have been a Manchester United fan all my life and fulfilled every dream I’ve ever had. Obviously I’m disappointed that my playing days are at an end, however it comes to us all, and it’s knowing when that time is and for me that time is now. I have played in the most incredible football teams, playing with some of the best players in the world as well as against them and I have been lucky to be a part of the team’s achievements and the club’s great success.
There are so many people I want to thank, and of course top of that list is Sir Alex Ferguson. He has given me so many opportunities and countless support over the last 20 years, he is truly one of the greatest managers and I have to thank him for that. There has also been so many great players that I have had the privilege to train and play along side. The experience we’ve shared will be with me for the rest of my life. Also all the coaches I have played under from youth level right through to now, who have guided me through my playing days. And finally, the fans, who have always shown me unbelievable support, they know how special they are to me and this club.
I am looking forward to new experiences and the club will always be a part of my life going forward however the most important thing now is for the club to continue with the success that is synonymous with Manchester United and I will be supporting them all the way, as a fan.

Dan sebagai hadiah perpisahan bagi Gary, Manchester United mengadakan pertandingan testimonial melawan Juventus pada tanggal 24 Mei 2001. Yang menarik, laga testimoni tersebut akan menjadi ajang reuni bagi beberapa pemain United, terutama bagi Class of ’92. Beberapa pemain seperti Ryan Giggs, Paul Scholes, David Beckham, Nicky Butt, Robbie Savage, Ronny Johnsen, Henning Berg, Dwight Yorke, dan saudara Gary yang juga kapten Everton, Phil Neville dipastikan untuk ikut dalam laga tersebut. Namun beberapa pemain inti United tidak akan dimainkan, karena laga tersebut hanya berselang 4 hari sebelum final Liga Champion.

Mungkin beberapa orang bertanya, mengapa Juventus yang dipilih dalam laga tersebut. Dalam akun twitter @UtdIndonesia, dikatakan bahwa Gary sangat menghormati klub tersebut dan dia sendiri yang menginginkannya. Selain itu Sir Alex Ferguson mengungkapkan bahwa, “Gary sangat setia dengan Manchester United dan ini adalah penghargaan yang pantas bagi Gary dan kariernya. Juga memberi kesempatan kepada fans untuk memberi apresiasi kepada dia. Kami punya banyak laga melawan Juventus pada masa lalu, dan saya yakin kali ini akan menjadi pertandingan berkesan lagi”.

Gary: I am delighted to be given this game by the club. It is going to be a very emotional night for me, especially as I pull on that red shirt once more in what will be my last game for the club. I intend to savour every moment and I hope the fans can share in my special night.

Dalam wawancara khusus dengan BBC News, Gary mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para fans yang telah mendukung United selama ini. Sebagai ungkapan terima kasihnya, hasil dari penjualan tiket laga perpisahan tersebut akan didonasikan untuk membangun hotel dan kelab khusus suporter Manchester United. Hotel dan kelab tersebut direncanakan akan dapat digunakan oleh para fans United pada musim 2013/2014.

Berikut beberapa fakta mengenai Gary Neville:

Gary Alexander Neville dilahirkan di Bury, Greater Manchester, England, pada tanggal 18 Februari 1975.

Gary merupakan bek kanan tim nasional Inggris yang paling sering tampil untuk membela negaranya. Gary juga merupakan salah satu orang yang loyal dalam membela Manchester United, di mana Gary hanya bermain untuk klub tersebut selama karier sepak bolanya. Gary bergabung dengan tim junior Manchester United pada tahun 1991. Pada musim tersebut, Gary menjadi kapten tim junior dan membawa United meraih FA Youth Cup. Gary kemudian memulai karier sebagai pemain profesional untuk United pada 16 September 1992 ketika melawan Torpedo Moscow di ajang Piala UEFA.

Gary merupakan salah satu pemain United yang tergabung dalam Class of ‘92 atau yang biasa disebut dengan Fergie’s Babes. Class of ’92 terdiri dari Kevin Pilkington, Gary Neville, Phil Neville, Chris Casper, John O’Kane, Keith Gillespie, David Beckham, Rabbie Savage, Ben Thornley, Nicky Butt, Paul Scholes, Simon Davies, Ryan Giggs, Colin McKee, dan George Swtzer. Banyak yang meragukan kapasitas mereka waktu itu, misalnya saja pada tahun 1995 mantan pemain Liverpool yang juga komentator BBC, Alan Hansen menyindir Fergie “Anda tidak akan memenangkan apa-apa di musim ini kalau mengandalkan anak-anak”. Namun, mereka mematahkan komentar tersebut dengan meraih double winner: Juara Premier League dan Piala FA. Hingga saat ini, Class of ’92 merupakan salah satu angkatan tersukses di Akademi Manchester United yang melahirkan banyak bintang.

Laga terakhir Gary dalam Premier League adalah ketika United bertandang melawan West Bromwich Albion di The Hawthorns pada tahun baru 2011. Ketika itu United menang 2-1 dari WBA.

Statistik singkat Gary selama bergabung di Manchester United: 400 kali tampil di Premier League, 47 kali tampil di FA Cup, 25 kali tampil di League Cup, 115 kali tampil di UEFA Champions League, 2 kali tampil di UEFA Cup, dan 13 kali tampil di laga lainnya, dengan total 602 kali tampil dan 7 gol. Gary dipercaya oleh Sir Alex Ferguson untuk menjadi kapten United sejak tahun 2005 menggantikan Roy Keane. Dan, sejak Gary gantung sepatu, posisi Kapten United digantikan oleh Nemanja Vidic. Selain itu, Gary juga telah memperkuat The Three Lions sebanyak 85 kali sejak tahun 1995 hingga 2007.

Gary menikah dengan Emma Hadfield pada tanggal 16 Juni 2007 dan dikaruniai dua orang anak, yaitu Molly (lahir 11 Januari 2009) dan Sophie (lahir 25 Maret 2010).

Juli 2009, Gary menerima honorary degree dari University of Bolton sebagai penghargaan atas kontribusinya di dunia sepak bola. Kemudian sejak awal 2010, Gary mengajukan ijin untuk mendirikan sebuah rumah ramah lingkungan, dimana rumah tersebut akan menjadi rumah zero-carbon pertama di daerah Northwest England. Namun, hingga kini pembangunan rumah tersebut masih terkendala karena beberapa alasan.

Meskipun baru saja pensiun sebagai seorang pemain sepak bola, namun Gary langsung memiliki pekerjaan baru. Garu baru saja menandatangani kontrak dengan Sky Sports. Yah, mulai musim depan Gary akan menjadi komentator sepak bola. Gary menjanjikan dirinya akan bersikap netral nantinya. Good luck, Gary!

Posted in Football | Tagged , | Leave a comment

Ed Force One

Wooohaaa, Iron Maiden tadi malam menggelar konser di Ancol, Jakarta. Bagi beberapa orang, nama Iron Maiden mungkin terdengar asing (jujur, termasuk saya, dan mungkin teman-teman yang seumuran atau yang lebih muda 🙂 ). Saya baru ngeh dengan mereka ketika beberapa waktu lalu mendengar banyak ‘kicauan’ yang membahas tentang konser mereka di Jakarta dan Bali. Saya sendiri bukan penganut musik heavy metal, jadi adem-adem saja dengan beritanya. Tapi ketika melihat pesawat mereka, Ed Force One, saya langsung heboh sendiri. Apalagi akhir-akhir ini penyakit “Gila Pesawat” saya lagi kumat, makanya langsung browsing sana-sini buat cari info tentang Ed Force One.

Ed Force One old livery digunakan untuk Somewhere Back in Time World Tour (Sumber Wikipedia)
Ed Force One new livery digunakan pada The Final Frontier World Tour (Photo by John McMurtrie, http://www.ironmaiden.com)
Iron Maiden: Flight 666 (Sumber Wikipedia)

Iron Maiden merupakan kelompok musik heavy metal yang dibentuk pada tahun 1975 di London, UK. Pendirinya adalah Steve Harris yang merupakan pemain bas di kelompok tersebut. Pada bulan Oktober 2007, Iron Maiden menyewa sebuah Boeing 757 pada Astraeus Airlines untuk leg pertama Somewhere Back in Time World Tour di tahun 2008. Pesawat tersebut didesain khusus dengan Iron Maiden livery dan diberi nama Ed Force One. Kemudian pesawat tersebut digunakan lagi untuk leg kedua Somewhere Back in Time World Tour di tahun 2009. Bahkan perjalanan mereka difilmkan dengan judul Iron Maiden: Flight 666 (sesuai dengan nomor penerbangan Ed Force One) dan diputar di 42 negara. Saat ini Iron Maiden sedang melakukan The Final Frontier World Tour 2011. Daftar kota yang akan mereka kunjungi bisa dilihat pada badan pesawat dekat pintu depan sebelah kiri.

Ed Force One didesain untuk dapat mengangkut seluruh personil band, kru, peralatan band, peralatan panggung yang beratnya hampir mencapai 30 ton dan seluruh kebutuhan tur keliling dunia. Bahkan beberapa personil membawa serta keluarganya selama tour tersebut. Namun jangan khawatir, meskipun muatannya “luar biasa”, Ed Force One didesain cukup nyaman dengan 20 seat kelas eksekutif dan 54 seat kelas ekonomi. Saya jadi penasaran ingin lihat seat configuration serta suasana di dalam Ed Force One 🙂

Ki-ka: Captain Dickinson on Duty – Tail of Ed Force One, Old Livery (Sumber Kompasiana.com)

Yang unik, pilot dari Ed Force One adalah Bruce Dickinson sang vokalis Iron Maiden. Selain seorang musisi, Dickinson ternyata bekerja di Astraeus Airlines sebagai pilot dan Marketing Director. Astraeus Airlines adalah salah satu perusahaan pesawat charter di UK, dan sering digunakan oleh klub sepak bola (misalnya Manchester United, Liverpool, Arsenal dll), juga disewa untuk kepentingan militer, pemerintahan dan  bisnis lainnya. Bahkan Dickinson pernah menjadi pilot yang membawa Liverpool bertandang ke Napoli pada Liga Champion 2010 dan membawa Ranger FC mendarat di Israel untuk bertanding melawan Hapoel Tel Aviv di Piala UEFA. Dickinson juga pernah membawa 200 warga Inggris dari Lebanon ketika terjadi krisis.

Ed Force One (photo by Geoffrey Lee, sumber: http://www.ironmaiden.com)
Tail of Ed Force One, New Livery (photo by Geoffrey Lee, sumber http://www.ironmaiden.com)
sumber: wikipedia, kompasiana dan http://www.ironmaiden.com
Posted in Aviation, Just Sharing | Tagged , , , | 2 Comments

Jet Lag

Jet Lag Illustration (by John Coulter, 2008)

Anda sering mendengar istilah Jetlag namun masih belum terlalu paham? Atau anda akan melakukan perjalanan jauh yang melewati zona waktu berbeda? Berikut penjelasan dan tips-tips mengenai Jetlag.

Jetlag (biasa juga ditulis Jet lag atau Jet-lag) disebut juga desynchronosis, yaitu gangguan fisiologi akibat perubahan ritme sirkadian (ritme biologis tubuh yang mengatur waktu tidur dan bangun, produksi urine, termoregulasi, sistem endokrin dan perubahan tekanan darah). Perubahan ritme tersebut terjadi akibat perjalan jarak jauh (menggunakan pesawat terbang) yang melewati garis meridian (perjalanan barat ke timur atau timur ke barat).

Ketika melakukan perjalan melewati zona waktu yang berbeda, ritme biologis tubuh belum menyesuaikan dengan waktu setempat. Misalnya saja, orang Indonesia melakukan perjalanan ke Inggris yang memiliki perbedaan waktu 8 jam dari Indonesia bagian tengah. Meskipun di Inggris masih jam 2 siang, namun orang tersebut merasakan ngantuk. Hal itu disebabkan jam biologis tubuh yang belum menyesuaikan, orang tersebut masih terbiasa dengan waktu Indonesia Sehingga ritme biologis pun akan kacau, merasa ngantuk di pagi hari dan terjaga di malam hari. NASA memperkirakan bahwa manusia membutuhkan satu hari pemulihan tubuh (ritme biologis dan energi) untuk setiap satu zona waktu yang dilewati. Sehingga jika melakukan perjalanan yang melewati 8 zona waktu, maka anda membutuhkan 8 hari untuk pemulihan.

Gejala Jetlag dapat bervariasi pada setiap orang dan tergantung dari jarak yang ditempuh. Beberapa gejalanya, antara lain: lelah, mual, sakit kepala, dehidrasi, kehilangan nafsu makan, gangguan pola tidur, dan menurunnya daya ingat.

Berikut beberapa tips untuk mengurangi efek Jetlag:

  • Pastikan kondisi tubuh fit sebelum terbang. Bagi yang ingin melakukan perjalanan jauh, pastikan anda beristirahat yang cukup, makan dengan teratur dan sering berolahraga. Jika anda memiliki penyakit yang berat (misalnya sakit jantung), konsultasikan terlebih dahulu pada dokter anda. Dengan kondisi tubuh yang fit, akan lebih mudah bagi anda untuk mengatasi Jetlag ketika tiba di tujuan.
  • Sebelum melakukan perjalanan, sebaiknya anda beradaptasi terlebih dahulu dengan zona waktu pada tempat tujuan. Terlebih lagi jika anda akan menetap dalam jangka waktu lama di negara tersebut. Cobalah mengubah rutinitas harian anda sesuai dengan waktu di tempat tujuan. Anda tidak perlu mengubahnya secara drastis, lakukan perlahan-lahan dengan mengubah jadwal sejam lebih awal atau lebih lambat dari waktu normal. Cara ini dapat dimulai sejak tiga atau empat minggu sebelum jadwal keberangkatan.
  • Ketika melakukan perjalanan jauh, gunakan pakaian dan sepatu yang membuat anda nyaman. Dalam hal ini, kenyamanan jauh lebih penting daripada hanya sekadar terlihat keren. Jangan lupa untuk menyesuaikan pakaian dengan iklim di tempat tujuan anda.
  • Hindari minuman berkafein atau beralkohol sebelum, ketika dan setelah melakukan perjalanan. Minuman tersebut dapat menyebabkan dehidrasi dan mengganggu jadwal tidur. Dehidrasi juga dapat disebabkan karena udara yang kering di pesawat. Oleh karena itu disarankan untuk banyak minum. Mengkonsumsi air putih akan lebih baik dari pada meminum jus, teh atau kopi.
  • Tetaplah aktif selama di pesawat. Setiap satu atau dua jam, cobalah untuk berjalan-jalan di pesawat atau lakukan perenggangan sederhana agar badan anda tidak kaku. Hindari mengkonsumsi obat tidur. Jika tidur dalam jangka waktu yang lama tanpa mengubah posisi, akan mengakibatan sirkulasi darah anda tidak lancar.
  • Apabila anda telah tiba di tempat tujuan, segera sesuaikan diri anda dengan waktu setempat dan makan secara teratur. Semakin cepat anda beradaptasi, akan semakin bagus bagi tubuh anda. Ketika siang hari, usahakan diri anda terkena paparan sinar matahari.
Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Jet_lag
http://johncoulter.blogspot.com/2008/12/jet-lag-illustration.html
http://www.medicinenet.com/jet_lag/page1.htm
http://www.nojetlag.com/jetlag1.html
Posted in Aviation, Kesehatan, Traveling | Tagged | Leave a comment

Sibling Rivalry

Adik habis berantem dengan kakak karena masalah mobil? Atau kakak marah-marah ke adik karena memakai bajunya tanpa izin? Semua orang pasti pernah bertengkar dengan saudaranya, kecuali orang yang tidak memiliki saudara kandung alias anak tunggal. Bertengkar dengan saudara merupakan hal yang wajar, apalagi jika memiliki banyak saudara dan jarak umurnya berdekatan. Akan tetapi, jika bertengkar setiap hari hingga adu fisik, kayaknya hal tersebut sudah berlebihan.

Sibling rivalry merupakan persaingan antar saudara kandung, dimana persaingan ini terjadi dalam berbagai bentuk, seperti rasa cemburu, pertengkaran hingga perkelahian. Umumnya sibling rivalry terjadi sejak anak kedua lahir, artinya sang kakak mulai merasakan cemburu dengan kehadiran adiknya tersebut. Jika masih berada dalam taraf yang wajar, maka sibling rivalry masih memiliki efek yang positif. Anak dapat berlatih mengatasi masalah, mengontrol emosi, belajar etika meminta maaf, serta bisa lebih jernih dalam menilai serta mencari solusi masalah. Terlebih lagi ketika anak berada di luar keluarga.

Kenapa sih sampai terjadi sibling rivalry??? Banyak hal yang melatar belakanginya, antara lain:

  • Jarak usia. Jarak usia antara kakak dan adik yang terlalu dekat dapat menyebabkan terjadinya sibling rivalry, karena dengan jarak usia yang seperti ini, mereka biasanya sama-sama menuntut perhatian yang sama dari orang tuanya. Namun, bukan berarti jarak usia yang jauh tidak bisa berpotensi muculnya sibling rivalry lho. Meskipun usia terpaut jauh, tetapi bisa saja terjadi persaingan antar saudara, meskipun bukan dalam bentuk persaingan fisik.
  • Temperamen individual. Setiap orang memiliki temperamen yang berbeda-beda, bahkan saudara kembar sekalipun. Perbedaan temperamen mencakup mood, watak, kemampuan beradaptasi dan keunikan pribadi. Perbedaan inilah yang kadang memicu pertengkaran antara kakak dan adik.
  • Modelling dari orang tua. Anak merupakan cerminan dari orang tuanya. Anak biasanya meniru segala hal dari orang tua, sehingga jika orang tua menyelesaikan masalah dengan emosional bahkan perilaku agresif, maka anak pun akan bertindak demikian.
  • Ingin berbeda dari saudaranya. Anak biasanya bersaing untuk menunjukkan jati dirinya (terutama remaja), misalnya saja menemukan siapa dirinya, berusaha menemukan bakat mereka, aktifitas dan minat mereka. Seseorang selalu berusaha menunjukkan perbedaan mereka dibandingkan saudaranya.
  • Pembagian peran dalam rumah dan aturan dari orang tua. Pembagian tugas rumah yang tidak adil dapat memicu pertengkaran antar saudara. Misalnya saja sang adik diberikan tugas membersihkan rumah, mencuci baju, memasak dan lain-lain, sedangkan kakaknya hanya diberikan tugas untuk menyiram tanaman, maka dapat menimbulkan perasaan tidak adil pada adiknya. Selain itu, jika orang tua tidak menerapkan aturan-aturan dalam rumah, maka akan menyebabkan kurangnya disiplin pada anak-anak.
  • Stres. Stres pada kehidupan salah seorang anak, dapat memicu terjadinya konflik, dimana orang yang merasa bosan, lelah, ataupun bete’ biasanya lebih sering memulai pertengkaran atau perkelahian. Selain itu, stres dalam kehidupan orang tua dapat menurunkan perhatian yang diberikan orang tua kepada anak, sehingga meningkatkan persaingan antar saudara.

Bagi para Orang Tua

Bagaimana cara mencegah sibling rivalry? Banyak cara yang dapat dilakukan, dimana setiap keluarga bisa saja memiliki cara-cara tersendiri yang unik, untuk mencegah hal ini. Hal-hal yang dapat dilakukan orang tua, untuk mencegah sibling rivalry pada anak mereka antara lain:

  • Membuat aturan-aturan dasar dalam bertingkah laku, misalnya saja tidak boleh memaki, tidak boleh membanting pintu ataupun berteriak, ataupun pembagian tugas dalam rumah. Orang tua mengajak anak-anaknya untuk mematuhi aturan tersebut dan segala konsekuensinya ketika mereka melanggar. Hal ini mengajarkan anak untuk bertanggung jawab dengan segala perilaku mereka. Namun, aturan yang diberikan orang tua harus dibicarakan terlebih dahulu dengan anak dan pelaksanaannya harus konsisten.
  • Mendengarkan anak dan menjadi proaktif dalam memberikan perhatian satu persatu kepada anak-anaknya untuk memenuhi minat dan kebutuhannya. Sediakanlah waktu untuk berdiskusi dengan mereka, seperti hal-hal apa saja yang baru terjadi pada mereka, apa saja yang mereka inginkan ataupun hal-hal apa saja yang membuat mereka marah. Bahkan ketika anak-anak mulai menginjak masa remaja, tetap sediakan waktu untuk berdiskusi dengan mereka. Namun, orang tua harus mengikuti posisi anak seiring perkembangan mereka, dimana cara berbicara dengan anak yang masih kecil berbeda dengan anak yang telah remaja.
  • Ketika menyelesaikan konflik yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, orang tua sebisa mungkin menyelesaikan dengan kepala dingin, sehingga menjadi model yang baik bagi anak-anaknya.
  • Yakinkan anak untuk memiliki ruang bagi dirinya sendiri, misalnya menghabiskan waktu sendirian atau berkumpul dengan teman-temannya tanpa harus bersama dengan saudaranya, namun dalam rasio yang seimbang dengan waktu untuk keluarga. Selain itu, anak juga diajarkan untuk menjaga privasi dari saudaranya yang ingin sendiri.
  • Tunjukkan dan katakan pada anak bahwa cinta dan perasaan sayang orang tua pada anak-anaknya tidak terbatas, sehingga anak-anak dapat merasakan kasih sayang orang tuanya. Anak yang merasakan cinta dari orang tuanya akan merasa aman, dicintai dan segala kebutuhannya akan terpenuhi.
  • Bersenang-senang atau melakukan kegiatan yang menggembirakan bersama seluruh anggota keluarga. Hal ini semakin mengakrabkan  hubungan satu sama lain, menimbulkan kesenangan dan kegembiraan dalam keluarga.
  • Yang terpenting, ajarkan anak untuk saling mencintai dengan saudaranya sejak kecil. Selain itu, ajarkan mereka untuk saling berbagi, menjaga dan meminta maaf atas kesalahan yang mereka lakukan.

Jika sibling rivalry telah terjadi dalam keluarga, apa yang sebaiknya dilakukan oleh orang tua? Berikut beberapa hal yang mungkin dapat dilakukan para orang tua untuk mengatasi pertengkaran yang terjadi pada anak-anak:

  • Sikap baik dan bijaksana bagi orang tua adalah bersikap netral dan objektif, artinya orang tua tidak memihak salah satu anaknya dan tidak menyalahkan perilaku anaknya yang lain.
  • Masing-masing anak yang berkonflik diajak berunding oleh orang tua untuk berbicara menyampaikan perasaan, pendapat dan sikapnya, serta apa yang mereka harapkan.
  • Setiap terjadi konflik, orang tua membantu anak untuk menyelesaikannya segera mungkin. Yang ditekankan dalam hal ini adalah mencari solusi dari masalah, bukan mencari siapa yang salah. Semakin mereka dewasa, biarkan mereka menyelesaikan konflik mereka namun orang tua tetap memantau cara mereka menyelesaikan konflik tersebut.
  • Orang tua berusaha untuk menjadi penengah yang baik dan berusaha untuk menyadarkan mereka bahwa pertengkaran bukanlah jalan keluar untuk menyelesaikan konflik. Serta memberitahu mereka bahwa konflik yang tidak terselesaikan hanya akan menyebabkan kehancuran dalam keluarga.
  • Masing-masing anak diajak untuk menyadari kesalahannya dan meminta maaf, atau yang lainnya diajak untuk memaafkan kesalahannya tersebut, sehingga akan tercipta kedamaian, kerukunan dan keharmonisan antara anak yang satu dengan anak yang lainnya.

Bagi para remaja:

Masalah pertengkaran dengan saudara juga dapat membuat remaja tidak nyaman berada di rumah. Suasana rumah yang kurang mendukung, dapat membuat remaja merasa ‘sumpek’ dan tidak betah berada di rumah. Nah, bagaimana cara mencegah sibling rivalry pada remaja?

  • Saling sharing dengan saudara. Bagaimana pun saudara adalah sahabat di rumah, sehingga kita bisa berbagi apa saja, mulai dari benda-benda hingga rahasia-rahasia kecil yang kita miliki. Saudara kandung merupakan orang yang paling mengerti “sejarah” hidup kita, dan dengan jarak umur yang dekat, dia bisa mengerti apa yang kita rasakan.
  • Membagi waktu yang seimbang antara sahabat dan saudara. Ajak saudara melakukan kegiatan-kegiatan yang seru, misalnya nonton film bareng, olahraga bersama, ataupun kegiatan lain yang biasanya dilakukan bersama sahabat.
  • Jika memiliki masalah di sekolah/kampus atau masalah dengan pacar, jangan melampiaskan pada orang-orang di rumah, terutama saudara. Belajar untuk menyelesaikan konflik langsung pada masalahnya, bukan pada orang lain yang tidak mengetahui adanya konflik tersebut. Jika konflik tersebut mempengaruhi mood kita, maka sebaiknya menyendiri terlebih dahulu untuk meredakan emosi yang negatif.
  • Jangan pernah membanding-bandingkan diri dengan saudara. Setiap orang memiliki kepribadian, fisik serta kebutuhan yang berbeda-beda. Cintai diri anda serta saudara anda apa adanya.
  • Saling menghargai privasi masing-masing pihak. Anda pasti memiliki rahasia yang tidak ingin diungkapkan kepada siapapun atau mungkin saja anda ingin menyendiri tanpa diganggu oleh siapapun, begitu pula dengan saudara anda. Maka, jangan melanggar privasi orang lain jika tidak ingin privasi anda diganggu.

Saudaraku adalah musuhku??? Jangan sampai hal itu terjadi dalam hidup kita. Jika telah terjadi percekcokan dengan saudara, maka harus segera diselesaikan. Berikut beberapa tips yang dapat membantu dalam menyelesaikan sibling rivalry.

  • Ungkapkan apa yang anda rasakan pada saudara anda, apakah rasa marah, cemburu, ataupun kecewa. Berusahalah memberitahu dan membicarakan konflik tersebut dengan kepala dingin. Namun kita juga harus mendengarkan apa saudara kita rasakan, karena mungkin saja dia merasakan hal yang sama.
  • Jika anda marah pada kakak atau adik jangan melampiaskan pada hal-hal lain, misalnya menyembunyikan baju kesayangan kakak atau membaca buka harian adik dan memberitahukan pada orang lain. Jangan juga melakukan kekerasan fisik pada saudara kita, misalkan memukul adik atau melempar kakak dengan buku. Hal-hal tersebut tidak akan meredakan masalah, namun akan semakin mempersulit keadaan bahkan bisa saja melukai saudara kita.
  • Jangan terpancing ketika kakak atau adik berusaha membuat kita marah. Belajar untuk mengelola amarah.
  • Belajar untuk memahami bahwa saudara kita juga manusia biasa, sehingga mereka juga dapat melakukan kesalahan atau hal-hal yang dapat membuat kita jengkel atau marah. Pahami, apa yang membuat mereka seperti itu. Selain itu, berusaha pula untuk introspeksi diri sendiri. Dengan itu, akan membuat kita mudah dalam memaafkan kesalahan orang lain.
  • Berusaha mencari “win-win solution” atas permasalahan yang dihadapi.
  • Segera untuk selesaikan setiap masalah yang ada. Jangan menyimpan hingga masalah tersebut menjadi semakin besar. Belajar untuk saling memaafkan dan tidak menyimpan dendam.

Jika sibling rivalry masih terjadi, bahkan mengarah pada tindakan agresif yang serius, jangan ragu-ragu untuk meminta bantuan pada ahlinya, misalnya psikolog ataupun konselor keluarga.

Daftar Pustaka:

Boyse, K. 2007. Sibling Rivalry, (Online). (http://www.med.umich.edu/1libr/yourchild/sibriv.htm, diakses 1 Juni 2007).
Dariyo, A. 2004. Psikologi Perkembangan Remaja. Bogor: Ghalia Indonesia.
Harkness, D., & Pendley, J.S. 2006. Sibling Rivalry (Online). (http://www.kidshealth.org/parent/emotions/feelings/sibling_rivalry.html, diakses 1 Juni 2007).
Susanti, I.M. 2007. Anak Suka Berantem, (Online). (Http://ikapunyaberita.wordpress.com/2007/06/03/anak-suka-berantem/, diakses 1 Juni 2007).
Posted in Psikologi, Psikologi Perkembangan | Tagged | 1 Comment

Kode Bandar Udara

Kode Bandar Udara di seluruh dunia terbagi dalam dua kategori:

Kode Bandar Udara IATA

Kode yang dibuat oleh IATA (International Air Transport Association atau Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional) ini juga dikenal sebagai IATA Location Identifier, IATA Station Code atau Three Letters Code. Kode ini terdiri dari tiga huruf yang digunakan untuk menandai seluruh bandar udara di dunia.

Kode IATA diterbitkan dua kali dalam setahun dalam IATA Airline Coding Directory. Penggunaan kode ini antara lain reservasi dan pemberian label bagasi ketika check-in.

Kode Bandar Udara ICAO

Kode yang dibuat oleh International Civil Aviation Organization (Organisasi Penerbangan Sipil Internasional) ini terdiri dari empat huruf yang diberikan kepada seluruh bandar udara di dunia. Kode ini digunakan oleh Air Traffic Controller, juga untuk menetukan lokasi stasiun cuaca, dll.

Dibandingkan dengan kode IATA, kode ICAO lebih terstruktur sehingga lebih teratur dan tidak akan terduplikasi.

Map of world regions classified according to the first letter of the ICAO Airport Code (sumber Wikipedia)

Secara umum, digit pertama pada kode ICAO adalah untuk mengidentifikasikan benua, sebuah negara, atau sekelompok negara. Misalnya saja: Indonesia, Malaysia, Timor Leste, dan Singapore diawali dengan huruf W.

Berikut kode Bandar Udara IATA dan ICAO untuk beberapa bandar udara di Indonesia:

Lokasi
Nama IATA ICAO
Ambon

Pattimura Airport

AMQ WAPP
Balikpapan Sepinggan International Airport BPN WALL
Banda Aceh Sultan Iskandarmuda Airport BTJ WITT
Bandar Lampung Radin Inten II Airport TKG WIIT
Bandung Husein Sastranegara Airport BDO WICC
Banjarmasin Syamsudin Noor Airport BDJ WRBB
Batam Hang Nadim Airport BTH WIDD
Bengkulu Padangkemiling Airport BKS WIPL
Biak Frans Kaisiepo Airport BIK WABB
Bima Muhammad Salahuddin Airport BMU WRRB
Cengkareng Soekarno-Hatta International Airport CGK WIII
Denpasar Ngurah Rai International Airport DPS WADD
Jakarta Halim Perdana Kusuma International Airport HLP WIHH
Jambi Sultan Thaha Syaifuddin (Paalmerah) Airport DJB WIPA
Jayapura Sentani Airport DJJ WAJJ
Kendari Wolter Monginsidi Airport KDI WAAU
Kupang El Tari Airport KOE WRKK
Makassar Sultan Hasanuddin International Airport UPG WAAA
Malang Abdul Rachman Saleh Airport MLG WIAS
Mamuju Tampa Padang Airport MJU WAAJ
Manado Sam Ratulangi Airport MDC WAMM
Mataram Selaparang Airport AMI WRRA
Medan Polonia International Airport MES WIMM
Merauke Mopah Airport MKQ WAKK
Padang Minangkabau International Airport PDG WIPT
Palangkaraya Tjilik Riwut (Panurung) Airport PKY WRBP
Palembang Sultan Mahmud Badaruddin II Airport PLM WIPP
Palu Mutiara Airport PLW WAML
Pangkal Pinang Pangkal Pinang Airport PGK WIKK
Pekanbaru Sultan Syarif II International (Simpang Tiga) Airport PKU WIBB
Pontianak Supadio Airport PNK WIOO
Samarinda Temindung Airport SRI WRLS
Semarang Ahmad Yani International Airport SRG WIIS
Solo Adi Sumarmo International Airport SOC WRSQ
Surabaya Djuanda International Airport SUB WRSJ
Tanjung Pinang Raja Haji Fisabilillah (Kijang) International Airport TNJ WIDN
Ternate Babullah Airport TTE WAMT
Yogyakarta Adisucipto International Airport JOG WIJJ

Sumber: Wikipedia

Posted in Aviation, Aviation Knowledge | Tagged | Leave a comment